Selasa, 03 Februari 2026

Martabak Pandan Mini Dijual Rp2.000 per Pcs Masih Untung atau Rugi? Ini Hitungan Modal & Resep Lengkapnya


Martabak adalah salah satu makanan yang hampir bisa dibilang “lintas generasi” di Indonesia. Dari martabak manis klasik dengan topping kacang dan keju, hingga martabak telur yang gurih dan mengenyangkan, makanan ini selalu punya tempat tersendiri di hati masyarakat. Menariknya, martabak juga termasuk jenis makanan yang mudah beradaptasi dengan tren.

Beberapa tahun terakhir, martabak tidak lagi identik dengan ukuran besar dan harga puluhan ribu rupiah. Hadirnya martabak mini, termasuk martabak pandan mini, membuat makanan ini semakin digemari. Ukurannya kecil, rasanya manis dan lembut, warnanya menarik, serta harganya relatif terjangkau. Tidak heran jika martabak pandan mini sering dijadikan camilan harian, suguhan acara, sampai ide jualan rumahan.

Namun muncul satu pertanyaan penting, terutama bagi yang ingin menjadikannya peluang usaha : “Kalau dijual Rp2.000-an per pcs, itu masih untung atau malah rugi?”. Sebagai seseorang yang memiliki latar belakang manajemen, saya meyakini bahwa setiap ide jualan harus dihitung dengan angka, bukan hanya pakai feeling. Maka di artikel ini, saya akan mengajak kamu membahas martabak pandan mini dari dua sisi sekaligus, yaitu rasa dan perhitungan modal.

Sekilas Sejarah Martabak di Indonesia

Martabak di Indonesia merupakan hasil akulturasi budaya. Martabak manis yang kita kenal sekarang dipercaya berasal dari adaptasi martabak Bangka, yang kemudian berkembang dengan berbagai inovasi rasa dan topping. Sementara martabak telur dipengaruhi oleh kuliner Timur Tengah dan India.

Seiring waktu, martabak tidak lagi sekadar makanan berat. Banyak inovasi yang muncul seperti martabak tipis kering, martabak lipat, martabak mini, hingga martabak dengan warna dan rasa yang unik seperti pandan, red velvet, dan cokelat.

Martabak pandan mini sendiri menjadi populer karena aromanya khas dan wangi, warnanya menarik secara visual, dan cocok untuk dijual dengan harga terjangkau. Dari sisi bisnis, martabak mini juga menarik karena modalnya relatif kecil dan target pasarnya luas.

Hitungan Modal Membuat Martabak Pandan Mini di Rumah

Sekarang kita masuk ke bagian paling penting yaitu perhitungan modal. Perhitungan ini menggunakan harga rata-rata bahan di Indonesia, jadi wajar jika di tiap daerah bisa sedikit berbeda.

Estimasi Harga Bahan Utama

Bahan adonan :
Tepung terigu protein sedang 250 gr : ± Rp4.000
Gula pasir 60 gr : ± Rp1.200
1 butir telur : ± Rp2.500
Garam & vanila essens : ± Rp500
Susu bubuk 30 gr + air hangat : ± Rp3.000
Baking powder & baking soda : ± Rp1.000
Pasta pandan : ± Rp1.500
Subtotal bahan adonan : ± Rp13.700

Estimasi Biaya Topping

Topping bersifat fleksibel, tapi kita ambil standar yang umum dipakai yaitu :
Margarin : ± Rp3.000
Gula pasir : ± Rp1.000
Meses coklat : ± Rp4.000
Keju parut : ± Rp6.000
Subtotal topping : ± Rp14.000
Total Estimasi Modal Produksi : Rp13.700 + Rp14.000 = Rp27.700

Dengan adonan di atas, kamu bisa menghasilkan sekitar 25–30 pcs martabak pandan mini, tergantung ukuran cetakan dan ketebalan adonan. Untuk perhitungan aman, kita ambil di 25 pcs. Biaya Produksi per Pcs : Rp27.700 ÷ 25 pcs = ± Rp1.108 per pcs. Agar lebih realistis, kita tambahkan gas/listrik, penyusutan alat, dan risiko bahan terbuang, maka biaya produksi dibulatkan menjadi ± Rp1.300 per pcs.

Dijual Rp2.000 per Pcs, Untung atau Rugi?

Sekarang kita jawab pertanyaan utamanya. Jika dijual Rp2.000 per pcs :
Harga jual : Rp2.000
Modal : Rp1.300
Laba kotor : ± Rp700 per pcs
Jika terjual 25 pcs : Rp700 × 25 = Rp17.500
Secara teknis masih untung, tapi tipis. Harga Rp2.000 per pcs cocok jika target pasar anak sekolah, dijual dalam jumlah besar, atau dijadikan produk pendamping (bukan produk utama).

Harga Jual Ideal Supaya Lebih Menguntungkan

Agar usaha lebih sehat, terutama jika ini dijadikan ide jualan rumahan, idealnya harga jual adalah 2–2,5 kali modal.
Rekomendasi harga :
Rp2.500 per pcs → laba ± Rp1.200
Rp3.000 per pcs → laba ± Rp1.700
Dengan harga Rp3.000 :
25 pcs × Rp1.700 = Rp42.500 laba kotor
Ini sudah jauh lebih layak sebagai usaha kecil.

Resep Martabak Pandan Mini (Lengkap & Detail)

Setelah membahas modal dan harga jual, sekarang kita masuk ke resepnya.

Bahan-bahan Martabak :
250 gr tepung terigu protein sedang
60 gr gula pasir
1 butir telur
1/4 sdt garam
Vanila essens secukupnya
350 ml susu cair
1 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
Pasta pandan secukupnya

Bahan Topping :
Gula pasir
Margarin
Meses coklat
Keju parut

Cara Membuat Singkat :
1. Campur tepung terigu, gula, garam, dan vanila.
2. Masukkan telur dan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk.
3. Tambahkan pasta pandan hingga warna sesuai selera.
4. Masukkan baking powder dan baking soda, aduk rata.
5. Diamkan adonan ±30 menit.
6. Panaskan cetakan martabak mini, tuang adonan.
7. Saat berpori, taburi gula, tutup hingga matang.
8. Angkat, oles margarin, beri topping sesuai selera.

Untuk tekstur adonan yang pas dan visual hasil akhirnya, kamu bisa langsung menonton video resep lengkapnya melalui link di sini.

Martabak Pandan Mini sebagai Ide Jualan Rumahan

Dari sisi keuangan, martabak pandan mini punya beberapa kelebihan seperti modal kecil, bahan mudah didapat, bisa diproduksi bertahap, dan fleksibel dijual online maupun offline. Dengan penentuan harga yang tepat, martabak pandan mini bisa menjadi ide jualan yang realistis, terutama untuk pemula yang ingin mulai usaha dari rumah.

Penutup

Lewat artikel ini, saya ingin menunjukkan bahwa memasak dan berhitung bisa berjalan beriringan. Dengan memahami modal dan harga jual, kita bisa mengambil keputusan yang lebih bijak baik untuk konsumsi pribadi atau dikembangkan menjadi peluang usaha. Jika kamu tertarik menjadikan martabak pandan mini ini sebagai ide jualan, jangan lupa untuk menonton versi video resepnya agar proses pembuatannya lebih mudah dipraktikkan. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk kamu yang ingin mulai usaha dari dapur sendiri.

Sabtu, 31 Januari 2026

Siomay Ayam Rp10.000 per Biji di PIK vs Buat Sendiri di Rumah : Lebih Hemat Mana? Ini Hitungannya!


Siomay adalah salah satu makanan yang rasanya sangat “Indonesia”. Dari pinggir jalan sampai kawasan elite, dari gerobak kaki lima sampai food court modern, siomay selalu punya tempat di hati banyak orang. Teksturnya yang lembut, dipadukan dengan saus kacang yang gurih dan sedikit pedas, membuat siomay cocok dimakan kapan saja sebagai camilan, menu sarapan, bahkan pengganjal lapar di sore hari.

Belakangan ini, siomay kembali ramai dibicarakan di media sosial. Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah siomay yang dijual di kawasan PIK (Pantai Indah Kapuk), Jakarta Utara, dengan harga sekitar Rp10.000 per biji. Bagi sebagian orang, harga tersebut dianggap wajar karena lokasi dan kualitasnya. Namun bagi sebagian lainnya, muncul pertanyaan sederhana tapi penting : “Kalau bikin sendiri di rumah, sebenarnya bisa lebih hemat nggak, sih?”

Sebagai seseorang yang memiliki latar belakang manajemen, saya terbiasa melihat sesuatu dari dua sisi : rasa dan angka. Maka di artikel ini, saya tidak hanya membagikan resep siomay ayam lengkap, tetapi juga mengajak kamu menghitung secara realistis perbandingan biaya antara membeli siomay di luar dan membuatnya sendiri di rumah.
Di akhir artikel, keputusan tetap ada di tangan kamu. Tugas saya hanya menyajikan datanya.

Sedikit Sejarah : Siomay dan Perjalanannya di Indonesia

Siomay sebenarnya merupakan adaptasi dari makanan Tionghoa bernama shumai. Ketika masuk ke Indonesia, siomay mengalami penyesuaian rasa agar sesuai dengan lidah lokal. Di Indonesia, siomay justru lebih identik dengan saus kacang, berbeda dengan shumai asli yang biasanya disajikan tanpa saus.

Di Bandung, siomay bahkan menjadi ikon kuliner. Hampir di setiap sudut kota, kita bisa menemukan penjual siomay dengan berbagai variasi : siomay ayam, ikan tenggiri, tahu, pare, kol, kentang, dan telur. Dari sanalah siomay kemudian menyebar luas ke berbagai daerah di Indonesia dengan karakter masing-masing.

Menariknya, siomay adalah contoh makanan rakyat yang kini juga naik kelas. Dari harga beberapa ribu rupiah per potong, kini ada siomay yang dijual di kawasan premium dengan harga belasan ribu rupiah per biji.

Siomay di PIK Rp10.000 per Biji : Mahal atau Masuk Akal?

PIK dikenal sebagai kawasan dengan biaya hidup relatif tinggi. Harga makanan di sana tentu dipengaruhi oleh biaya sewa tempat, branding, kualitas bahan, dan target pasar. Jika satu porsi siomay terdiri dari 4–5 biji, maka satu porsi bisa mencapai Rp40.000–Rp50.000, belum termasuk minuman. Untuk makan siang atau camilan sesekali, mungkin masih bisa diterima. Namun jika siomay adalah makanan favorit yang sering dikonsumsi, angka ini tentu perlu dipertimbangkan. Di sinilah pendekatan keuangan sederhana mulai relevan : cost comparison.

Perbandingan Biaya : Beli di Luar vs Buat Sendiri di Rumah

Sekarang kita masuk ke bagian yang paling menarik : hitung-hitungan. Berikut adalah estimasi harga rata-rata bahan di Indonesia (harga bisa berbeda di tiap daerah, tapi kita ambil nilai tengah).

Bahan Siomay :
Dada ayam filet 250 gr : Rp12.000
Labu siam 45 gr : Rp2.000
Tepung tapioka 110 gr : Rp3.000
Tepung terigu 20 gr : Rp1.000
Putih telur, bumbu dapur, minyak, air es : ±Rp5.000
Kulit pangsit 14 lembar : Rp5.000
Kol, kentang, telur : ±Rp8.000
Subtotal bahan siomay : ± Rp36.000

Bahan Bumbu Kacang :
Kacang tanah 100 gr : Rp6.000
Bawang merah & putih : Rp5.000
Cabai merah keriting : Rp4.000
Kemiri, gula merah, asam Jawa, saus sambal, maizena : ±Rp7.000
Subtotal bumbu kacang : ± Rp22.000
Total estimasi biaya : ± Rp58.000

Dari resep ini, kamu bisa menghasilkan sekitar 20–25 buah siomay, tergantung ukuran. Biaya per biji (homemade) jika kita ambil 22 buah siomay : Rp58.000 ÷ 22 ≈ Rp2.600 per biji. Bandingkan dengan : Rp10.000 per biji di PIK. Secara angka, membuat sendiri jelas jauh lebih hemat, bahkan bisa menghemat lebih dari 60%.

Resep Siomay Ayam Homemade (Lengkap & Detail)

Setelah melihat perbandingannya, sekarang saya bagikan resepnya secara lengkap.

Bahan Siomay :
250 gr dada ayam filet
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1 sdt penyedap
1/4 sdt lada bubuk
1 sdm saus tiram
1 butir putih telur
50 ml air es
45 gr labu siam parut (peras airnya)
1 sdm minyak goreng
110 gr tepung tapioka
20 gr tepung terigu protein sedang
8 lembar kol
14 lembar kulit pangsit persegi
2 buah kentang
2 butir telur rebus

Bahan Bumbu Kacang :
100 gr kacang tanah
5 siung bawang putih
7 siung bawang merah
10 buah cabai merah keriting
3 buah kemiri
550 ml air
80 gr gula merah
1 sdt garam
3 sdm air asam Jawa
1 sdm saus sambal
3 sdm larutan maizena

Cara Membuat Singkat :
1. Haluskan dada ayam, lalu campur dengan bumbu, putih telur, dan air es.
2. Masukkan labu siam, minyak, tepung tapioka, dan tepung terigu. Aduk rata.
3. Bentuk adonan menggunakan kulit pangsit dan kol.
4. Kukus bersama kentang dan telur hingga matang.
5. Untuk bumbu kacang, goreng bahan, haluskan, lalu masak dengan air dan bumbu hingga kental.
6. Sajikan siomay dengan saus kacang.

Untuk langkah detail, tekstur adonan, dan visual hasil akhirnya, kamu bisa langsung menonton video resep lengkapnya di sini.

Jadi, Lebih Pilih Beli atau Buat Sendiri?

Jawabannya sangat tergantung kondisi masing-masing. Kalau kamu sibuk, ingin praktis, dan menganggap waktu lebih berharga,
maka membeli siomay di luar bisa jadi pilihan yang masuk akal. Namun jika kamu ingin lebi hemat, suka memasak, atau ingin punya kontrol penuh atas bahan dan rasa, maka membuat siomay sendiri di rumah jelas pilihan yang lebih ekonomis.

Lewat artikel ini, saya ingin menunjukkan bahwa memasak bukan hanya soal rasa, tapi juga soal keputusan finansial kecil yang berdampak besar jika dilakukan secara konsisten. Semoga artikel ini bermanfaat, dan silakan tentukan pilihan terbaik versimu sendiri.

Kamis, 30 Maret 2023

Raudhah Taman Surga dan keutamaan beribadah

 Raudhah dan Makam Nabi Muhammad SAW yang terletak di area Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, tak luput dari kunjungan jemaah haji maupun umrah. Saban hari, tempat tersebut ramai dikunjungi peziarah. Selain salat Arba’in di Masjid Nabawi, para jemaah haji tentunya tak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk berkunjung ke sana dan makam Rasulullah. Ini meski diberlakukan tasreh mulai tahun ini.

Kekinian, untuk memasuki tempat itu, para jemaah haji memang memerlukan tasreh yang dikoordinasikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji. Peraturan surat izin itu baru diberlakukan pada musim ibadah haji 2022.

Raudhah merupakan sebuah sudut tempat di dalam Masjid Nabawi yang keberadaannya ditandai dengan tiang-tiang putih, jika mengacu pada keadaan awalnya, tempat ini berada diantara Rumah Nabi (sekarang Makam Rasulullah SAW) sampai mimbar. Sedikit info untuk Anda, panjang raudhah dari arah timur ke barat sepanjang 22 meter dan 2 meter luas dari utara ke selatan. Dipercaya bahwa tempat ini merupakan salah satu tempat yang mustajab untuk memanjatkan do’a.

Sejarah Raudhah

Raudhah dari segi bahasa berarti taman, dalam salah satu hadistnya, Rasulullah bersabda, “antara rumahku dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga.”

Rasulullah Muhammad SAW sendiri yang memberi nama tempat tersebut Raudhatul Jannah atau berarti Taman Surga. Pada masa lalu, area Raudhah tepatnya ada di luar Masjid Nabawi atau secara spesifik berada di antara rumah Nabi dan mimbar di masjid. Namun sekarang seiring perluasan Masjid Nabawi yang telah dilakukan tidak hanya sekali, namun sudah beberapa kali, lokasi raudhah saat ini ada dalam area masjid.

Pada masa Rasulullah masih hidup, beliau sering duduk untuk membacakan wahyu dan mengajarkannya kepada para sahabatnya di Raudhah. Nabi Muhammad pernah bersabda, “Antara kamarku dan mimbarku terletak satu bagian dari taman surga.”

Sedangkan kamar yang dimaksud itu, sekarang menjadi tempat pemakaman Nabi, sesuai wasiatnya yang mengatakan, “Tidak dikuburkan seorang Nabi, kecuali di tempat di mana dia meninggal.”

promo umroh

Keutamaan beribadah di Raudhah

Mengutip buku Keajaiban Masjid Nabawi karya M. Irawan, Raudhah merupakan tempat yang mulia. Di tempat inilah Rasulullah SAW beribadah, memimpin sholat, menerima wahyu, dan juga tempat ibadah para sahabat Nabi SAW.

Umat Islam disunnahkan untuk memperbanyak ibadah di Raudhah. Merangkum berita detikhikmah detikcom, beberapa ibadah yang dapat dilakukan seperti sholat baik wajib maupun sunnah, zikir, dan i’tikaf.

Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim bersabda:

صَلاَةٌ فِي مَسْجِدِي هَذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ، إِلَّا المَسْجِدَ الحَرَام

Artinya: “Satu sholat di masjid saya (Masjid Nabawi) ini lebih baik daripada seribu sholat di tempat lain, kecuali Masjidil Haram.”

umroh murah

Perbedaan Haji dan Umroh

 Sebelum membahas hal itu kita akan membahas definisi keduanya terlebih dahulu. Mengutip buku Ensiklopedia Fiqih Haji dan Umroh oleh Agus Arifin, haji secara bahasa adalah الْقَصْدُ yang artinya adalah sengaja. Menurut istilah, haji berarti niat menuju Baitul Haram dengan amal-amal yang khusus, atau juga diartikan dengan menyengaja mengunjungi Ka’bah dengan niat beribadah dalam waktu, syarat, dan cara tertentu.

Adapun umrah, dalam buku Inti Fiqih Haji dan Umrah yang merupakan terjemah dari Kitab Al-Manasik al-Shughra li Qashid Umm al-Qura karya Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari. secara bahasa adalah زِياَرَةُ atau Ziarah, dan menurut istilah adalah menziarahi Ka’bah untuk melakukan amalan-amalan.

وَاَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّٰهِ ۗ

Artinya: “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah…”

Serta dalam firman Allah surah Al-Baqarah ayat 158:

اِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَاۤىِٕرِ اللّٰهِ ۚ فَمَنْ حَجَّ الْبَيْتَ اَوِ اعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ اَنْ يَّطَّوَّفَ بِهِمَا ۗ وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًاۙ فَاِنَّ اللّٰهَ شَاكِرٌ عَلِيْمٌ

Artinya: “Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah. Maka barangsiapa beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui.

Hukum Haji dan Umrah

Berdasarkan terjemahan kitab KH Hasyim Asy’ari di atas, hukum haji dan umrah sendiri adalah sebagai berikut :

  • Fardhu ‘ain, bagi mereka yang belum pernah melaksanakan haji dengan (memenuhi) syarat-syaratnya.
  • Fardhu kifayah, bagi umat islam secara umum untuk meramaikan Ka’bah setiap tahunnya.
  • Sunnah, seperti hajinya budak dan anak-anak.
  • Haram, apabila ia berhaji namun mendatangkan bahaya yang besar bagi seseorang.

Baca juga : Tata Cara Umroh Mulai Dari Ihram Hingga Tahallul

Perbedaan Haji dan Umrah

Dalam hal syarat, ibadah haji dan umroh memiliki syarat yang sama di antara keduanya. Namun mengutip buku Fiqih Umroh oleh Muhammad Ajib, ibadah haji dan umroh menjadi ibadah yang hampir mirip pada beberapa cara pelaksanaannya. Namun, keduanya memiliki beberapa perbedaan yang harus kita ketahui, diantaranya adalah:

Waktu Haji dan Umrah

Perbedaan yang pertama adalah dari waktu pelaksanaan. Sudah jelas bahwa ibadah haji hanya bisa dilakukan ketika bulan haji saja (Syawal, Dzulqa’dah dan Dzulhijjah). Namun ibadah umrah bisa dilakukan kapan saja, bahkan ketika di bulan haji, umroh boleh dilakukan.

Durasi Haji dan Umrah

Kemudian, perbedaan selanjutnya adalah berdasarkan durasi pelaksanaan. Ritual pada ibadah haji, biasanya membutuhkan waktu yang lama. Paling tidak dilakukan selama 4 atau 5 hari. Pelaksanaannya dimulai sejak tanggal 9 Dzulhijjah sampai tanggal 13 Dzulhijjah. Sementara untuk ritual ibadah umroh, hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua sampai tiga jam.

Jumlah Rukun

Selanjutnya, sah atau tidaknya ibadah haji dan umroh, adalah bergantung pada rukunnya. Apabila terpenuhi semua rukun-rukun ibadahnya, maka ibadah tersebut dianggap sah. Adapun rukun dari kedua ibadah tersebut memiliki perbedaan, yaitu:

Rukun Haji

1. Ihram
2. Wukuf di Arafah
3. Thawaf
4. Sa’i antara bukit Shafa Marwah
5. Mencukur rambut
6. Tertib rukun

Rukun umroh

1. Ihram
2. Thawaf
3. Sa’i antara Shafa dan Marwah
4. Mencukur rambut
5. Tertib rukun

 

Travel Umroh Nurul Hayat

Ciri-Ciri Umroh Mabrur

 Ciri-ciri umroh mabrur, Tentu kita sudah sering mendengar kata haji mabrur/umroh mabrur. Mabrur berarti diterimanya ibadah haji/umroh kita oleh Allah SWT. Sebagai umat Islam yang datang ke Mekkah pastinya menginginkan ibadahnya di tanah suci tersebut bisa mabrur. Allah menjanjikan bagi umat Islam yang haji/umrohnya mabrur kelak balasannya adalah surga.

apakah kita bisa mengetahui mana yang diterima dan mana yang tidak, karena hal tersebut sangat ghaib bagi kita, kita tidak bisa begitu saja menyebutkan bahwa umroh orang tersebut mabrur atau tidak, namun kita akan mengetahuinya dari berbagai perubahan yang terjadi kepada orang tersebut setelah melaksanakan Umroh. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri orang yang umrohnya di terima

Dikatakan mabrur dan tidaknya memang hak Allah sepenuhnya tapi kita bisa melihat dari ciri-ciri para haji dan umroh yang ibadahnya mabrur yakni sebagai berikut :

tata cara umroh

1. Perubahan perilaku

Perilaku sehari-haribisa menjadi tolak ukur umroh atau hajinya mambrur atau tidak. yang sebelumya kasar setelah pulang akan berubah rerilakunya menajadi ramah dan santun, dan pastinya akan lebih rajin menjalankan ibadah.

karena menurut sebagian orang yang pernah melaksanakan umroh dan haji di Makkah, apabila kita berkata-kata tidak baik kepada Allah dan kepada orang lain di saat sedang melaksanakan Umroh dan Haji maka balasannya akan disegerakan di saat itu juga, maka biasanya bagi orang-orang yang umrohnya di terima Allah, akan selalu ada perubahan perilaku ini ketika mereka pulang ke Indonesia.

promo umroh

2. Bersifat lebih dermawan

Para jamaah haji/umroh yang mabrur ia akan jadi lebih rajin bersedekah dan berinfaq. Menyantuni anak yatim dan orang miskin. Dia tidak segan-segan menafkahkan hartanya untuk orang lain. Mereka sadar bahwa kekayaan dunia adalah semu.

hal ini adalah perubahan yang sangat besar bagi orang-orang yang telah berumrah dan telah berhaji, karena umroh yang mabrur menjadikan mereka sadar bahawa kekayaan dunia yang sesungguhnya adalah kekayaan yang dapat di bawa ke akhirat, yaitu kekayaan yang di dermakan untuk amal sholeh dan di shodaqohkan.

3. Semakin taat dalam beribadah

Bagi seseorang yang sudah pernah melaksanakan perjalanan Umroh dan Haji tentunya kita akan merasakan betapa besarnya ke-Maha Kuasaan Allah SWT, dan merasakan bahwa dirinya betapa kecil di hadapan Allah, dari hal ini biasanya menjadikan orang yang umrohnya mabrur akan semakin meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah dan semakin cintanya kepada Nabi Muhammad SAW, hal ini yang paling di idam-idamkan oleh banyak orang yang telah beribadah umroh dan haji, karena tidak semua orang bisa mendapatkan perubahan ini.

umroh murah

4. Sifat sosial lebih meningkat

Bagi orang-orang yang haji atau umrohnya mabrur akan ada perubahan secara sosialnya, akan lebih mudah untuk bergaul dengan orang lain dan cenderung tidak sombong dan angkuh karena merasa sudah berhaji, atau sudah berumroh, lebih bisa menempatkan dirinya di masyarakat dan lebih bisa perhatian terhadap isu-isu yang terjadi di masyarakat sekitarnya.

5. perubahan Secara Materi

Bagi orang-orang yang telah melaksanakan Umroh dan Haji, Allah akan gantikan harga yang dibelanjakan untuk melaksanakan ibadah umroh dan haji tersebut dengan berlipat-lipat kali ganda, selama niatnya orang yang umroh itu hanya lillahi taala, bukan karena maksud apapun, dan bukan karena maksud riya dan sombong, atau karena malu bahwa orang lain baik itu keluarga atau teman-temannya sudah umroh dan dia belum, atau umrohnya bukan karena dorongan hati, karena ikut dengan teman-temannya.

Meskipun biaya yang digunakannya adalah biaya sendiri, namun karena niat umroh atau hajinya bukan karena Allah dan bukan karena ingin membuktikan kecintaan kepada Allah maka hal itu akan sia-sia belaka, hanya akan menjadikan umroh dan hajinya lelah dan cape dan tidak lebih hanya sekedar tamasya dan berdarma wisata saja.

Haji Furoda

Resep Soto Ayam Lamongan

 Soto ayam Lamongan merupakan salah satu soto khas Jawa Timur yang populer. Hidangan berkuah ini biasanya ditemui di pinggir-pinggir jalan karena dijual menggunakan gerobak. Meskipun demikian, rasa soto ayam Lamongan tidak kalah dengan hidangan-hidangan mewah. Rasanya yang gurih diperoleh dari bumbu-bumbu rempah seperti jahe, merica, ketumbar, dan kemiri. Kuah soto ini berwarna bening kekuningan karena menggunakan kunyit.

Jika biasanya kamu menyantap soto ayam khas Lamongan di restoran atau pedagang kaki lima, kali ini kita buat sendiri, yuk! Pertama kita pilih ayam kampung sebagai bahan utamanya. Gunakan ayam utuh agar kamu bisa mendapatkan kaldu gurih dari tulang ayam. Pastikan kamu menggunakan api kecil saat merebus ayam agar kaldu keluar sempurna dan daging ayam empuk merata.

Satu lagi yang menjadi khas dari menu ini adalah aroma dan warna kuahnya. Rahasianya ternyata datang dari kunyit bakar. Cuci bersih kunyit, panggang di kompor hingga kulitnya berubah warna, kupas kunyit, dan baru deh kamu haluskan bersama bumbu lainnya. Kunyit yang dibakar ini ternyata memberi aroma yang khas sekaligus memberi warna kuning yang terang untuk kuah soto.

Promo nasi kotak surabaya tasneem

Resep Soto Khas Lamongan

BAHAN

  • 1 ekor (700 g) ayam kampung
  • 2.5 L air
  • 5 lembar daun jeruk
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 sdm kecap manis
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 sdm minyak, untuk menumis
  • 300 ml minyak, untuk menggoreng

Bumbu halus

  • 12 butir bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 3 cm kunyit bakar
  • 4 butir kemiri
  • 1 sdm bawang putih goreng
  • 1 sdm bawang merah goreng

Bumbu pelengkap

  • 50 g suun kering, seduh air hangat, tiriskan
  • 2 buah tomat, potong kasar
  • 2 batang daun seledri, cincang halus
  • 3 butir telur ayam rebus, iris
  • 200 g kol, iris halus
  • sambal rawit

cara membuat

  • Siapkan bahan, uleg bumbu halus.
  • Potong tomat, kol, seledri, dan daun bawang, sisihkan.
  • Didihkan air, masukkan ayam, rebus sampai ayam matang dan berkaldu. Saring kotoran yang mengapung.
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai wangi.
  • Tambahkan daun salam, serai, daun jeruk, lengkuas, aduk sebentar.
  • Masukkan bumbu tumis ke dalam rebusan ayam.
  • Masukkan daun bawang, bubuhi garam, gula, dan kaldu bubuk. Koreksi rasa sampai pas sesuai selera. Angkat ayamnya, tiriskan.
  • Goreng ayam sebentar, kemudian angkat.
  • Suwir-suwir ayam.
  • Buat bubuk koya : Blender halus kerupuk udang dan bawang putih goreng, sisihkan.
  • Tata irisan kol, soun, irisan tomat, seledri, suwiran ayam, dan telur rebus. Siram dengan kuah panas.
  • Kemudian beri 1 sdm bubuk koya. Sajikan segera dengan perasan jeruk nipis dan sambal.

semoga bermanfaat

Resep Bihun Bebek khas Medan

 Ada banyak sekali makanan khas Medan yang enak dan perlu dikenal banyak orang, salah satunya adalah menu bihun kuah bernama bihun bebek. Bihun bebek secara umum adalah bihun kuah dengan topping daging bebek suwir yang dinikmati dengan taburan bawang goreng dan minyak bawang yang gurih.

Bihun Bebek Asie Kumango telah ada sejak tahun 1930. Dengan kata lain, tempat makan di Medan satu ini telah berdiri selama kurang lebih 88 tahun lamanya. Kedai sarapan pagi ini sejatinya hampir mirip dengan kedai lainnya. Bangunannya didominasi warna putih, dindingnya dihiasi pernak-pernik etnik seperti keramik

Bahan:

  • 1 ekor bebek muda
  • 2 sdm cuka
  • 2 sdt garam

Kuah kaldu:

  • 1,5 liter air
  • 3 cm jahe, memarkan
  • 3 siung bawang putih, memarkan
  • 2 batang daun bawang prei, potong-potong
  • 1 sdm angciu
  • garam dan merica bubuk secukupnya

Minyak bawang:

  • 8 siung bawang putih, memarkan dan cincang
  • 3 sdm minyak goreng
  • 3 sdm minyak wijen

Bahan pelengkap:

  • bihun secukupnya
  • sambal rawit, kecap asin, daun selada, bawang goreng, daun ketumbar dan daun bawang secukupnya

Cara Membuat:

  1. Lumuri bebek dengan cuka dan garam hingga merata. Diamkan selama 2 jam. Cuci bersih bebek, potong-potong jadi beberapa bagian.
  2. Rebus bebek dengan hingga mendidih selama 10 menit. Buang air rebusan pertama ini.
  3. Masukkan air 1,5 liter dan bebek beserta semua bumbu kaldu. Masak menggunakan panci presto selama kurang lebih 25 menit. Matikan api.
  4. Panaskan minyak untuk minyak bawang, masukkan bawang putih dan aduk terus hingga agak kecokelatan. Gunakan api kecil agar bawang tidak gosong.
  5. Oseng terus agar matang merata. Jika sudah mulai cokelat, segera tiriskan bawang sambil sesekali disiram minyak panas. Matikan api dan sisihkan minyak bawang dan campurkan dengan minyak wijen.
  6. Rebus bihun secukupnya dengan sedikit garam. Tiriskan setelah matang.
  7. Di dalam mangkuk, tuang 1 sdm minyak bawang, 1/2 sdm angsiu, dan sedikit merica bubuk. Tata bihun di dalam mangkuk, aduk rata dengan bumbu.
  8. Beri selada di samping mangkuk dan sajikan kuah bebek di mangkuk terpisah. Suwir-suwir daging bebek dan taruh di atas bihun.

Sajikan bihun bebek dengan taburan bawang putih goreng dan daun ketumbar. Bihun bebek khas Medan siap dinikmati selagi hangat. Bisa tambahkan sambal rawit jika ingin rasa pedas.